JELANG SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI TAHUN 2019

0
413

[Wawancara Ekslusif bersama Prof. Dr. rer nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si]

TANJUNGPINANG – Seleksi Masuk PTN merupakan agenda penting nasional yang paling ditunggu-tunggu setiap Siswa SMA/SMK/Sederajat yang ingin melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi Negeri. Hal tersebut juga mengundang perhatian khalayak ramai, utamanya bagi orang tua siswa yang akan menyekolahkan anaknya di PTN yang diinginkan. Mendengar kabar tersebut HUMAS UMRAH melalui Teraju UMRAH mencoba mewawancarai langsung Wakil Rektor I UMRAH Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof. Dr.rer.nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si. guna mendapatkan info yang lebih lengkap dan jelas tentang sistem Seleksi Masuk PTN tersebut. Berikut hasil wawancara yang telah kami rangkum:

Berdasarkan informasi, ada perubahan yang terjadi pada penyelenggara seleksi masuk PTN tahun 2019 ini dari tahun-tahun sebelumnya. Apa benar demikian?

Ya benar ada perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya. Dari sisi penyelenggara, seleksi masuk PTN yang biasanya dilaksanakan Panitia Pusat (PANPUS) yang bersifat Ad hoc, sekarang dilaksanakan oleh satu lembaga, yaitu Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT ini bersifat permanen dan dimaksudkan agar untuk meningkatkan kualitas proses seleksi dengan sistem yang terstandar secara nasional. LTMPT berfungsi menyelenggarakan tes bagi calon mahasiswa dan membantu mengelola data calon mahasiswa sebagai bahan seleksi bagi Rektor Perguruan Tinggi.

Kalau dari sisi penyelenggara terjadi perubahan, apakah hal ini juga terjadi pada sisi pelaksanaannya?

Benar sekali, ada perubahan mendasar dalam pelaksanaannya terutama pada jalur SBMPTN sedangkan pada jalur SNMPTN relatif taka da perubahan. Pelaksanaan seleksi jalur SBMPTN tahun 2019 terdiri dua tahap, terpisah antara pelaksanaan tes dan seleksi. Ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana tes dan seleksi dilaksanakan secara terintegrasi. Tahun ini tes dilaksanakan terlebih dahulu, dan peserta tes akan mendapatkan nilai secara online yang dikirim langsung kepada setiap peserta untuk semua mata uji diikuti 10 hari setelah tes. Nilai yang diperoleh inilah yang dapat digunakan oleh calon mahasiswa tersebut melamar ke Perguruan Tinggi yang diinginkan. Dengan demikian, peserta tes dapat mengukur diri dalam memilih PTN karena harus disesuaikan dengan nilai tes yang didapatkan. Perlu saya informasikan bahwa pada saat seleksi di PTN nanti tidak ada lagi tes apapun.

Hal lain, tahun ini hanya tes dalam bentuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan tidak ada lagi ujian tulis berbasis cetak (UTBC) seperti tahun sebelumnya.

Apakah calon mahasiswa hanya mempunyai satu kali kesempatan untuk mengikuti Tes UTBK tersebut?

Tidak, Untuk tahun ini para calon mahasiswa diberikan dua kali kesempatan untuk mengikuti tes UTBK tersebut. Pelaksanaan tesnya pun dibuka sepuluh kali, jadi para calon mahasiswa saat mendaftar secara online langsung harus memilih jadwal tes yang diinginkan baik itu untuk tes pertama maupun kesempatan tes kedua karena jadwal pendaftaran tes tersebut hanya dibuka diawal selama satu bulan. Untuk pendaftaran tes gelombang pertama dimulai tanggal 1 – 24 Maret 2019 dan pendaftaran gelombang kedua pada tanggal 25 Maret – 1 April 2019. Tes itu nantinya dilaksanakan setiap hari sabtu dan minggu dimulai pada tanggal 13 April – 4 Mei 2019 untuk tes gelombang pertama dan tanggal 11 – 26 Mei untuk tes gelombang kedua. Jadi bagi calon mahasiswa yang ingin menggunakan dua kali kesempatan tes tersebut wajib mendaftarkan dirinya sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LTMPT tersebut.

Apakah calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dijalur SNMPTN dapat mendaftar kembali di jalur SBMPTN?

Tidak dapat, karena akan ditolak secara otomatis oleh sistem online LTMPT. Sementara bagi peserta yang tidak lulus jalur SNMPTN masih bisa mendaftar di jalur SBMPTN.

Dimana Lokasi Tes UTBK untuk di Provinsi Kepri?

Di Kepri lokasi tes UTBK dilaksanakan di 2 Kota yakni Tanjungpinang dan Batam. Untuk Kota Tanjungpinang dilaksanakan di Kampus UMRAH Senggarang dan SMA Negeri 4 Tanjungpinang sedangkan di Kota Batam dilaksanakan di SMA Negeri 3 Batam, SMA Negeri 8 Batam dan SMK Negeri 2 Batam.

Setelah menjalani Tes UTBK dan mendapatkan hasil, kapan calon mahasiswa tersebut dapat mendaftarkan diri untuk Seleksi SBMPTN?

Pendaftaran seleksi SBMPTN dimulai pada tanggal 10 – 24 Juni 2019 dan Pengumuman hasil seleksi SBMPTN tersebut pada tanggal 9 Juli 2019 pukul 15.00 WIB.

Untuk sisi pembiayaan, apakah calon mahasiswa tersebut dikenakan biaya pendaftaran?

Untuk seleksi jalur SNMPTN segala biaya penyelenggaraan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah sedangkan jalur SBMPTN dikenakan biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN sebesar Rp.200.000,- untuk setiap kali mengikuti UTBK. Namun biaya UTBK tersebut tidak berlaku bagi calon peserta BIDIKMISI yang dinyatakan lolos persyaratan.

Apakah ada seleksi jalur lain selain jalur SNMPTN dan SBMPTN?

Ada, namanya seleksi jalur Mandiri yakni SMMPTN. Namun jalur mandiri ini berbeda dengan jalur SNMPTN dan SBMPTN dari sisi biaya SPP atau yang kita sebut Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dari sisi UKT lebih tinggi karena dikelompokan dalam Kelompok UKT 5. Namun dari sisi perkuliahan, sarana dan prasarana yang didapat sama saja dengan jalur SNMPTN dan SBMPTN. Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil di jalur SNMPTN dan SBMPTN tak perlu khawatir, masih ada kesempatan ikut jalur SMMPTN ini. Berbeda dengan SBMPTN, tes SMMPTN ini hanya dengan sistem Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) jadi bukan UTBK. Sebagai informasi tambahan jalur SMMPTN ini merupakan seleksi bersama untuk 15 Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat.

Baik Terima kasih pak atas waktunya, boleh kami minta Closing statement dari bapak?

Ya baik, Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Kepri khususnya para orang tua yang anaknya akan melanjutkan pendidikannya ke tingkat strata satu (S1), agar anak-anaknya dapat memanfaatkan UMRAH untuk menempuh studi lanjutannya karena proses pengelolaan dan pembelajaran di UMRAH sudah terstandar nasional. Saya pastikan UMRAH dapat bersaing dengan Perguruan Tinggi lainnya di luar Kepri. Alhandulillah UMRAH sudah terakreditasi B oleh BAN-PT. Ayo maju dan sukses bersama UMRAH.

Redaktur Teraju UMRAH disela wawancara bersama Wakil Rektor I UMRAH Prof. Rayandra (F-Rendi/Humas)

(Rendi/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here