Connect with us

Berita Utama

FIKP UMRAH gelar Kuliah Umum “Natuna sebagai Geopark Nasional dan Dunia”

Published

on

DOMPAK – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH selenggarakan Kuliah Umum dengan tema “Pengembangan Kepulauan Natuna melalui penetapan sebagai Geopark Nasional dan Dunia serta Situs Ramsar” oleh Drs. Dindin Wahyudin, DEA selaku Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Multilateral Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Acara Kuliah Umum dibuka langsung oleh Dekan FIKP UMRAH Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA. Dalam sambutannya Dekan FIKP mengucapkan terimakasih atas kesediaan Kemenlu RI untuk bekerjasama dengan FIKP UMRAH dalam bentuk MoA dan sebagai Narasumber Kuliah Umum.

Selain Dekan, juga hadir Wakil Dekan II FIKP Tengku Said Raza’i, MP, Kajur SEP Fitria Ulfah, MM, Kajur MSP Dr. Febrianti Lestari, Kajur BDP Wiwin Kusuma A.P, M.Si, Sekjur SEP Tetty, M.Si, Bony Irawan Dosen Prodi Biologi FKIP UMRAH serta mahasiswa-mahasiswa FIKP UMRAH.

Foto Bersama Dekan FIKP UMRAH, Narasumber dan Peserta Kuliah Umum (F-Istimewa)

Dr. Ani Suryanti yg bertindak selaku moderator memperkenalkan narasumber Dindin Wahyudin. Dalam paparannya Dindin menyampaikan bahwa Natuna dulunya berfungsi sebagaimana Singapura sekarang. Banyak kapal-kapal transit singgah di Natuna utk mengambil air. Posisi Natuna sangat strategis dalam lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia. Melihat kondisi tersebut maka Pemerintah dalam hal ini Kemenlu RI ikut berusaha mempertahankan Natuna dengan menjadikan Natuna sebagai Geopark dan Situs Ramsar.

Natuna telah menjadi Geopark Nasional pada tanggal 30 November 2018 selanjutnya akan diperjuangkan menjadi Geopark UNESCO.

Kuliah umum semakin berjalan alot saat sesi tanya jawab. Banyak pertanyaan yg dilontarkan oleh peserta. Diantaranya pertanyaan dari Dr. Febrianti Lestari, Fitria Ulfah, MM, Bony Irawan dan beberapa orang mahasiswa.

Dekan FIKP UMRAH Dr. Agung Dhamar Syakti Bersama Perwakilan Bagian Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BP3K) Multilaterak Kemenlu RI saat menandatangani MoA (F-Istimewa)

Setelah kuliah umum dilanjutkan dengan penandatanganan MoA “Kajian potensi pemanfaatan lahan basah Natuna sebagai Ramsar Site Indonesia” antara FIKP UMRAH oleh Dekan FIKP UMRAH dengan Bagian Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BP3K) Multilaterak Kemenlu RI.

Kontributor: Zalmidian (FIKP) | Editor: Rendi (Humas UMRAH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 Universitas Maritim Raja Ali Haji