Rektor UMRAH beserta Jajaran saat berkunjung ke UNDIKSHA, Bali (F-Istimewa)
Rektor UMRAH beserta Jajaran saat berkunjung ke UNDIKSHA, Bali (F-Istimewa)

SINGARAJA – Rombongan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang dipimpin langsung oleh Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc., Wakil Rektor I Prof. Dr. rer nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si beserta jajaran kunjungi Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) di Singaraja, Bali (26/11).

“Kita mau mempelajari bagaimana Pendirian Fakultas Kedokteran UNDIKSHA yang tergolong cepat dan juga menggali Informasi mengenai transformasi menuju Badan Layanan Umum (BLU). Ungkap Prof. Akhlus (Rektor UMRAH) saat ditanya maksud dan tujuan kedatangannya ke UNDIKSHA, Singaraja – Bali

Dalam kunjungan yang diterima oleh Wakil Rektor II UNDIKSHA Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd itu, Rektor UMRAH Prof. Akhlus memaparkan bahwa UMRAH saat ini baru memiliki lima fakultas. Rencananya UMRAH akan membuka Fakultas Kedokteran (FK).

“Dari itu, kami ingin tahu proses pendiriannya. Karena di UNDIKSHA sudah lebih dulu ada”. Papar Prof Akhlus dihadapan Tuan rumah

Tak hanya itu, kedatangan UMRAH yang baru pertama kali ke perguruan tinggi terbesar di Bali Utara ini juga untuk menggali informasi berkaitan dengan status Badan Layanan Umum

“Kami ingin tahu bagaimana prosesnya. Kami juga tengah mempersiapkan untuk mewujudkan UMRAH menjadi Badan Layanan Umum (BLU)”. terang Prof. Akhlus

“UNDIKSHA dipilih sebagai tempat benchmarking karena memiliki karakter yang tak jauh berbeda dengan UMRAH. Dari sisi usia, tidak terpaut jauh. Selain itu juga sama-sama memiliki Jurusan-jurusan ilmu pendidikan. UMRAH baru jadi PTN tahun 2011. Sebelumnya PTS sejak 2007. Kami rasa hal-hal yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan UNDIKSHA”. Ungkap Ka. BUPK UMRAH Drs. Edison, M.B.A saat ditanya Redaktur Teraju UMRAH mengapa memilih UNDIKSHA untuk dikunjungi

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Rektor UMRAH, Wakil Rektor II Undiksha Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd Menerangkan pendirian Fakultas Kedokteran sama seperti fakultas lain, yakni harus dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama tenaga pendidik dan sarana-prasarana. Lebih penting dari itu menurutnya adalah komitmen bersama. Pendiriannya memerlukan proses yang cukup panjang. Banyak waktu, pikiran dan tenaga yang terkuras. Sementara itu, khusus untuk bisa menjadi Badan Layanan Umum (BLU), dinyatakan perguruan tinggi harus mampu mendatangkan pendapatan secara mandiri dengan jenis-jenis usaha yang ditangani khusus oleh badan pengelola.

Wakil Rektor II UNDIKSHA Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd. saat menerangkan materi Pendirian FK dan BLU UNDIKSHA (F-Istimewa)
Wakil Rektor II UNDIKSHA Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd. saat menerangkan materi Pendirian FK dan BLU UNDIKSHA (F-Istimewa)

Turut dalam kunjungan tersebut Ka. BUPK Drs. Edison, M.B.A., Kabag Perencanaan dan Keuangan Tahri, SE., Wakil Dekan II FKIP UMRAH Satria Agust, S.S, M.Pd., Wakil Dekan I FISIP Nanik Rahmawati, S.Sos, M.Si., Kabag TU Fakultas Ekonomi Jumaiza Farida, SE.Ak, Kajur Teknik Informatika Hendra Kurniawan, S.Kom., M.Sc.Eng., Ketua SPI Jack Febriand Adel, M.Si.Ak, CA., serta jajaran lainnya terkait pengelolaan Keuangan, perencanaan dan umum.

(Rendi/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here