Program Hibah Kemenristekdikti “General Education”. Kepala LP3M: UMRAH termasuk 4 Besar Proposal Terbaik se-Indonesia

0
371

General Education diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa untuk berkiprah di lapangan kerja dengan membawa nilai-nilai luhur. Kemampuan dan ketrampilan yang dapat ditransfer kepada mahasiswa antara lain: komunikasi (tulis dan orasi/diskusi); berpikir kritis; berpikir analitis, kepercayaan diri, serta mampu menyerap dan memakai nilai kultural universal (kejujuran, integritas, otonomi, kebaikhatian, dan sebagainya). Ungkap Direktur Pembelajaran Kemenristekdikti dalam arahannya saat peluncuran program hibah tersebut.

Senin (8/10) Berkaitan dengan program Hibah tersebut kontributor Teraju UMRAH coba mencari tau langkah-langkah yang telah dilakukan UMRAH sehingga meraih 4 Besar Proposal Terbaik se-Indonesia.

Saat ditemui awak Teraju UMRAH. Kepala LP3M UMRAH Dr. Viktor Amrifo, S.Pi, M.Si. menjelaskan

Di UMRAH sendiri program General Education diwakili oleh 2 mata kuliah yakni Pertama Mata kuliah Tamadun dan Tunjuk Ajar Melayu dan yang kedua adalah mata kuliah Pengantar Ilmu Kemaritiman yang menjelaskan tentang identitas UMRAH sebagai salah satu Universitas Maritim terkemuka di Indonesia.

Pada program General Education ini UMRAH bersaing dengan 151 proposal dari Universitas lainnya, hingga diseleksi menjadi 21 proposal yang lolos termasuk UMRAH salah satunya. Yang lebih mantapnya lagi UMRAH masuk dalam 4 besar proposal terbaik se-Indonesia. Ungkap Viktor Amrifo dalam keterangannya.

Dengan Tajuk “Empowerment of Maritime: The Rebuilding of A Cultural Generation“ UMRAH optimis akan melakukan Peningkatan kapasitas pengetahuan, sikap dan prilaku kemaritiman untuk seluruh mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji guna mensukseskan program tersebut.

Viktor Amrifo juga menjelaskan bahwa ada 4 sasaran kegiatan pada program ini, antara lain:
• Terbinanya mahasiswa yang memiliki wawasan (Knowledge), berfikir kritis (critical thinking), kemampuan analisis (analytical thinking), mengenai “Tamadun (peradaban) Maritim”,
• Pembinaan mahasiswa sebagai agen perubahan (Agent of change) dan kontrol sosial (social control) di tengah masyarakat dengan karakter kemaritiman,
• Eksistensi Universitas Maritim Raja Ali Haji sebagai intitusi pendidikan yang unggul di bidang kemaritiman,
• Terbinanya masyarakat pesisir Provinsi Kepulauan Riau yang mengedepankan potensi kemaritiman sebagai penggerak utama perekonomian.

Dan akhirnya kita mengerucut dengan 1 target dari program tersebut, yakni Terbentuknya Duta Maritim yang merupakan delegasi UMRAH di level nasional dan internasional. Terang Viktor.

(Rendi/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here