Singapura – National University of Singapore , Senin (9/4) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan Tropical Marine Science and Fisheries Faculty, National University of Singapore.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di Kampus National University of Singapore, Singapura. Dalam hal ini penandatanganan dilakukan oleh kedua belah pihak, Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Dr. Agung Dhamar Syakti dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Prof. Wong Sek Man dari National University of Singapore.

“Pertama Kerjasama UMRAH dan NUS merupakan kerjasama yang strategis dan layak kerja (workable). Kedua Universitas hanya berjarak beberapa puluh mil, meski berbeda Negara, kapasitas dan kualitas. Saya berharap kerjasama ini merupakan kerjasama yang saling menguntungkan dan saling memperkuat satu sama lain. UMRAH akan berusaha memberikan kontribusi yang maksimal agar mendapatkan hasil yang maksimal pula. Ungkap Prof. Akhlus selaku Rektor UMRAH.

“Diharapkan dengan adanya kerjasama ini, civitas akademika UMRAH khususnya Dosen akan dapat meningkatkan kompetensi dan kapabilitasnya ditingkat Internasional”. Tambah Prof. Akhlus.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dekan FIKP UMRAH Dr. Agung Dhamar Syakti menjelaskan secara rinci bentuk dari kerjasama tersebut.

“Adapun bentuk kerjasama kita dengan NUS jelas tertuang dalam nota kesepahaman bersama (MoU) ada 5 poin penting antara lain:
1. Identifikasi peluang untuk pendidikan tentang pelestarian lingkungan dan penelitian tentang sumber daya dan kegiatan pesisir dan laut untuk pengembangan masyarakat pesisir
(the identification of opportunities for education on environmental coservation and research on coastal and marine resource and activities for the development of the coastal community)
2. Identifikasi peluang untuk pertukaran dan kerja sama serta penelitian dan pengembangan bersama dalam disiplin kepentingan bersama
(the identification of opportunities for exchanges and cooperation and joint research and development in disciplines of mutual interest)
3. Penyebaran informasi tentang pengajaran yang tersedia atau program penelitian yang disediakan oleh kedua belah pihak
(the dissemination of information on available teaching or research programs being provided by both parties)
4. Konstitusi tim peneliti berdasarkan pada bidang kepentingan bersama dan juga kebutuhan dan tujuan berbagai pihak
(the constitution of research teams based on areas of common interest and also both parties’ varying needs and objectives)
5. Pengorganisasian dan partisipasi dalam kegiatan akademik dan ilmiah bersama seperti seminar dan konferensi
(the organitation of and participation in joint academic and scientific activities such as seminars and conferences). Jawab Dekan FIKP yang juga lulusan Eropa tersebut.
(HUMAS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here