Awal Pembuka, Kantor Bahasa Provinsi Kepri adakan Sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa 2018 di UMRAH

0
288

Tanjungpinang – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa tahun 2018, diawali dengan sosialisasi di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Jumat (6/4) di Gedung Auditorium UMRAH Dompak.

“Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia UMRAH memfasilitasi kegiatan sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa 2018 yang disenggarakan Kantor Bahasa Kepri tersebut”. Kata Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMRAH Tanjungpinang, Ahada Wahyusari.

Ia mengemukakan Pemilihan Duta Bahasa tingkat provinsi hingga nasional bukan kegiatan biasa. Kegiatan ini membangkitkan rasa cinta generasi muda terhadap bahasa negara, Bahasa Indonesia.

“Pemilihan Duta Bahasa dapat meningkatkan rasa nasionalisme para generasi muda,”katanya saat membuka Sosialisasi Penyeleksian Duta Bahasa di Auditorium UMRAH.

Peserta yang mengikuti kegiatan itu merupakan perwakilan mahasiswa dari 19 program studi di UMRAH. “Kami memberi apresiasi kepada Kantor Bahasa yang sejak tahun 2015 sampai sekarang mempercayakan mahasiswa UMRAH sebagai Duta Bahasa mewakili Kepri di tingkat nasional”. Ujarnya di hadapan sekitar 100 mahasiswa UMRAH.

Ahada mengingatkan kembali kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk melestarikan Bahasa Indonesia, dan tanamkan rasa cinta terhadap bahasa negara. Selain itu, ia juga mengingatkan “generasi milenial” untuk tidak lupa dengan bahasa daerah sebagai warisan budaya. Mahasiswa harus mampu melestarikan bahasa daerah. Mahasiswa harus mampu pula menguasai bahasa asing agar memiliki daya saing di tingkat nasional.

“Pemilihan ini pasti ketat. Saya berharap mahasiswa menguasai Bahasa Indonesia, bahasa daerah dan bahasa asing. Perhatikan juga penampilan dan tingkatkan pengetahuan agar mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Kepala Kantor Bahasa Kepri, Zuryeti Muzar, mengatakan, Pemilihan Duta Bahasa Kepri dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di provinsi lainnya. Duta Bahasa akan menjadi mitra Kantor Bahasa Kepri untuk memasyarakatkan Bahasa Indonesia dan sastra Indonesia.

“Kami berharap jumlah peserta yang mengikuti Pemilihan Duta Bahasa Kepri 2018 tidak sedikit”.

Zuryeti mengatakan pihaknya sudah mengumumkan seleksi Duta Bahasa Kepri 2018 di media sosial, dimulai dengan seleksi administrasi 1 Maret-9 Mei 2018. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 8 Juni 2018, kemudian dilanjutkan dengan masa karantina 27-29 Juli 2018. Tahapan karantina diikuti 15 laki-laki dan 15 perempuan.

“Dari hasil seleksi di Kepri akan lahir juara 1-3. Juara 1 akan mewakili Kepri di tingkat nasional. Kami berharap mereka berhasil menjadi yang terbaik. Tahun 2014, Duta Bahasa Kepri berhasil meraih juara 2 tingkat nasional,” Ungkap Zuryeti. (HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here